Loading...

Investasi Indonesia: Manisnya investasi Softbank

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Presiden Jokowi ingin meningkatkan nilai investasi yang masuk ke Indonesia selama masa pemerintahannya. Berbagai kebijakan untuk menarik investor telah dilaksanakan mulai dari memberikan insentif hingga pemangkasan birokrasi menjadi hal yang selalu digaungkan oleh Presiden Jokowi dalam setiap pidatonya menyoal ekonomi dan investasi Indonesia.

Sumber: Investment map

Dari grafik di atas terlihat bahwa investasi yang masuk ke Indonesia tidak selalu meningkat dari tahun ke tahun. Nilai investasi masuk ke Indonesia menunjukkan penurunan dari tahun 2014 hingga 2016. Bahkan penurunan nilai investasi dari tahun 2015-2016 sangat memprihatinkan Jika hal ini terus dibiarkan maka akan memberikan dampak negatif pada ekonomi Indonesia. Pada tahun 2017 Investasi Indonesia terjadi peningkatan yang sangat drastis. Hal ini menunjukkan bahwa usaha pemerintah Indonesia untuk menarik investasi masuk ke Indonesia mulai membuahkan hasil.

Usaha untuk menarik investasi terus dilakukan oleh pemerintah, hingga sekarang. Investasi terbaru yang masuk ke Indonesia datang dari Softbank. Bank asal Jepang tersebut menginvestasikan dana untuk Grab sebesar US$2 miliar atau kira-kira sebesar Rp 28 triliun. Menurut Chief Executive Softbank Masayoshi Son, investasi tersebut akan digunakan untuk membuat kantor pusat Grab di Indonesia.

Dalam pertemuannya pada tanggal 29 Juli 2019 dengan menteri Luhut Binsar Pandjaitan dan dengan Presiden Jokowi, CEO Softbank menjanjikan bahwa investasi US$2 miliar untuk Grab ini bukanlah menjadi investasi terakhir yang akan masuk ke Indonesia dari pihaknya. Softbank menjanjikan untuk meningkatkan investasi dalam beberapa tahun ke depan. Menteri Luhut bahkan sangat percaya diri bahwa investasi Softbank akan mencapai jumlah US$ 10 miliar untuk Indonesia.

Masuknya Investasi Softbank ke Indonesia bisa dinilai sebagai angin segar untuk kemajuan teknologi Indonesia. Investasi Softbank akan fokus kepada hal-hal yang berkaitan dengan Artificial Intelligence (AI). Softbank menilai bahwa perkembangan teknologi Indonesia sedang meningkat. Investasi-investasi ke depannya ditujukan untuk menciptakan lebih banyak unicorn di Indonesia.

Perkembangan zaman yang semakin modern menuntut terjadinya pergeseran kegiatan ekonomi. Di masa depan, negara yang menguasai teknologi sudah barang tentu bisa menjadi pihak yang mengendalikan pasar karena kebutuhan akan teknologi yang besar di kemudian hari.

Masuknya Investasi seperti Softbank ini akan memberikan image positif untuk kondisi investasi Indonesia. Sebagai salah satu investor besar di dunia, Softbank tentu tidak sembarangan menanamkan modalnya ke suatu negara. Ketika Indonesia dipilih menjadi salah satu negara tujuan investasi berarti Indonesia memenuhi kriteria sebagai negara yang iklim investasinya baik. Selain itu, kedekatan Softbank dengan beberapa investor kelas kakap di dunia seperti Putera Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman dan Putera Mahkota Emir Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Muhammad bin Zayed.

Pemerintah harus terus mempromosikan investasi dan meningkatkan pelayanan terhadap investor. Selain itu pengkajian terhadap investasi yang masuk ke Indonesia harus juga dilakukan dengan lebih baik lagi ke depannya agar hasil dari investasi tersebut bisa menjadi lebih efisien. Data dari presentasi BI menunjukkan bahwa Incremental Capital Output Rasio (ICOR) merupakan salah  satu masalah investasi Indonesia. ICOR adalah rasio antara investasi di tahun yang lalu dengan pertumbuhan output regional. Semakin tinggi nilai ICOR maka semakin tidak efisien investasi suatu negara. Data BI menunjukkan ICOR Indonesia sebesar 6,3%, jauh lebih tinggi dari Vietnam 4,31%.

Menarik Investasi sebanyak mungkin ke Indonesia adalah hal yang penting tapi cara mengelolanya juga tidak bisa dilupakan. Jangan sampai Indonesia menjadi seperti tikus yang mati di lumbung padi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Newsletter Kami !

Dapatkan Artikel Penting dan Wawasan:.

Loading