Loading...

Rwanda, The Singapore of Africa

Sebagai sebuah negara yang memiliki sejarah genosida terhadap suku Tutsi dan Hutu Rwanda bisa dikatakan sebagai sebuah negara yang sedang berbenah. Rwanda tidak ingin berlama-lama dengan sejarah kelam mereka, pada tahun 1990 usia harapan hidup Rwanda hanya 28 tahun, dan saat ini usia harapan hidup di Rwanda adalah 67 tahun. Mimpi Rwanda tidak hanya berhenti dengan meningkatkan harapan hidup warganya tapi ada mimpi yang lebih besar, yaitu menjadi negara hub bisnis di kawasan Afrika

Rwanda menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar ke 15 di seluruh dunia dengan rata-rata pertumbuhan GDP dari tahun 2013-2017 sebesar 7.59%. Untuk menjadi Singapuranya Afrika, Rwanda berbenah untuk memperbaiki tiga faktor penting, yang pertama Geografi. Negara hub bisnis di dunia seperti Qatar, Uni Emirat Arab, dan Singapura memiliki maskapai besar yang membantu mobilisasi antar benua dengan mudah. Rwanda menyadari hal ini kemudian mulai melakukan investasi kepada Rwandair, maskapai milik pemerintah yang saat ini bisa terbang hingga London.

Kedua, Stabilitas politik, Singapura menjadi negara dengan nilai 99% sebagai dalam segi stabilitas politik, dan ketiadaan kekerasan dan aksi terorisme. Hal ini menjadi faktor yang membuat investor merasa aman untuk berbisnis di Singapura. Ini menjadi hal yang sedang diperbaiki oleh Rwanda. Saat ini Rwanda memiliki nilai 48%, ini tertinggi dibandingkan dengan negara sub sahara lainnya yang rata-rata berada di level 31%.

Ketiga, Ease of Doing Business. Singapura berada di peringkat kedua di dunia sebagai negara dengan kemudahan berbisnis di bawah Selandia Baru. Bagaimana dengan Rwanda? Rwanda berada di peringkat ke 38. Ini merupakan hal yang luar biasa mengingat Rwanda menjadi negara dengan peringkat terbaik kedua dari seluruh negara di Benua Afrika di bawah Mauritius yang berada di peringkat 13. Index kemudahan berbisnis di Rwanda lebih tinggi daripada negara-negara yang lebih besar seperti Mesir (114), Tunisia (78), dan Afrika Selatan (84). Bahkan Kemudahan berbisnis di Rwanda lebih tinggi daripada Indonesia yang berada di peringkat 73.

Rwanda memang masih jauh untuk menyaingi Singapura, tapi yang patut dikagumi dari Rwanda adalah keinginan untuk berubah dan kemampuan untuk merealisasikan rencana besar menjadi sebuah aksi, meskipun masih banyak permasalahan dan kritik atas kebijakan pemerintah dari dalam dan luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Newsletter Kami !

Dapatkan Artikel Penting dan Wawasan:.

Loading