Loading...

Substitusi Impor Jepang dan Peran dari Pasar

Faktor penting lainnya dari keberhasilan Jepang adalah peran dari perusahaan Platt Brothers yang merupakan supplier utama dari peralatan canggih untuk produksi kain tenun dan perusahaan trading Mitsui yang merupakan agen eksklusif di Jepang untuk menjual dan mendistribusikan peralatan tersebut (Grabowski, 1994). Platt Brothers dengan menggunakan koneksi dengan pemerintah dan Mitsui Zaibatsu berhasil meraih akses pendanaan dari Bank of Japan dengan biaya yang rendah. Melalui strategi ini, biaya modal dari peralatan Platt Brother tetap rendah bagi pembeli  peralatan untuk produksi kain tenun dari Jepang (Grabowski, 1994). Melalui mekanisme ini, akses ke peralatan dan mesin canggih dapat diraih dan menjadi fondasi dasar untuk peningkatan produktivitas yang lebih besar (Grabowski, 1994).

Sejak awal Pemerintah Jepang telah menerapkan kebijakan substitusi impor  di berbagai industri yang lebih padat modal.  Dalam semua itu, besarnya pasar domestik menyediakan kesempatan learning by doing yang tidak hanya membawa pada kesuksesan strategi substitusi impor, namun juga strategi promosi ekspor.  Ekspor dari barang manufaktur dapat dimulai dari kebijakan substitusi impor yang berhasil dan mengaplikasikan berbagai kebijakan baik secara langsung dan tidak langsung untuk memproteksi dan mempromosikan produksi dari perusahaan domestik (Grabowski, 1994). Jepang merupakan contoh bahwa pembangunan sektor pertanian yang kuat mampu membangun pasar domestik yang dapat menjadi pondasi untuk meningkatkan ekspor (Grabowski, 1994).

Grabowksi (1994) dalam penelitiannya menunjukan bahwa salah satu alasan negara gagal dalam mengimplementasikan kebijakan substitusi impor adalah tidak memiliki pasar untuk berkembang. Hal ini secara umum merupakan hasil dari lemahnya pertumbuhan produktivitas dari sektor pertanian (Grabowski, 1994). Bahkan jika sektor pertanian tumbuh pesat, namun tidak disertai pertumbuhan yang merata, maka kemungkinan besar pasar domestik juga tidak tumbuh (Grabowski, 1994). Pelajaran dari Jepang menunjukan bahwa pasar domestik yang kuat merupakan fondasi keberhasilan bagi kebijakan substitusi impor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berlangganan Newsletter Kami !

Dapatkan Artikel Penting dan Wawasan:.

Loading